Tangan Anda Kasar Karena Terlalu Sering Mencuci? IniSolusinya!

by Share Tweet

Kebiasaan mencuci pakaian adalah hal yang harus dilakukan, mengingat kita wajib mengganti pakaian setiap hari, apalagi di masa seperti sekarang. Namun, terlalu sering mencuci pakai deterjen membuat tangan kita menjadi kasar dan panas. Tahukah Anda, deterjen konvensional yang beredar di Indonesia rata-rata mengandung LABSA yang berbahaya untuk kulit? LABSA merupakan zat aktif turunan minyak bumi, yang dapat menyebabkan kulit panas, alergi, bahkan yang tadinya tidak mempunyai kulit sensitif bisa berubahjadi sensitif. Untuk menghindari terlalu banyak terkena deterjen, bahan-bahan natural bisa menjadi pilihan mencuci.

Untuk menghindari kasus tersebut, sebaiknya Anda, khususnya kaum Hawa, memperhatian beberapa hal sebelum mencuci pakaian dengan menggunakan detergen. Apa saja yang harus diperhatikan, simak ulasan di bawah ini yang dihimpun dari berbagai sumber:

  1. Rendam Air Hangat & Garam Biasanyaketikakitaselesaimencuci,tangankitamenjadikasarkarenaterlalu sering bersentuhan dengan deterjen. Merendam tangan kita di dalam air hangat bisamengobatitangankitakarenacampuranairhangatdangaram ampuh untuk melembutkan kulit kita.
  2. Lidah Buaya Lidah buaya mengandung kandungan vitamin C dan E yang baik untuk mendoktifikasi dan melembabkan kulit kita. Cocok untuk mengobati tangan kita yang kasar akibat terlalu sering bersentuhandengan deterjen.
  3. Minyak Kelapa Sifatnya yang melembutkan permukaan kulit menjadikan minyak kelapa sangat cocok untuk mengobati tangan yang kasar akibat terlalu sering mencuci. Cukup dengan mengoleskan minyak kelapaketanganyangkasar dan diamkan selama 5 sampai 10 menit agar minyak kelapa bekerjasecara maksimal. 4. Ganti Produk Deterjen Hal yang terbaik untuk mencegah tangan kasar karena terlalu sering mencuci adalah dengan mengganti produk deterjen berbahan LABSA (Linear Alkyl Benzene Sulphonic Acid) yang berasal darizataktifminyakbumi
    ke produkdeterjenyangamandigunakanadalahdeterjenyangterbuatdari bahan alami atau biodegradable, seperti yang sudah digunakan di negara-negara lain. Bahan biodegradable mengandung bahan alami tumbuhan seperti minyak nabati yang didapatkan dari kelapa sawit, atau kacangkedelaisehinggatidakmembuattangankitamenjadikasardanlarut ke dalam serat pakaian.
    Tips di atas bisa menjadi solusi ketika tangan kita kasar karena terlalu seringnya mencuci pakaian dan bersentuhan dengan deterjen. Tapi yang terpenting, yang pertama kali harus dilakukan adalah mulai mengganti produk deterjen dengan yang lebih aman, yaitu yang berasal dari tumbuhan. Jangan sampai Anda menjadi korban deterjen ber-LABSA yang akan membuat tangan Anda merah-merah karena mencuci pakaian secara manual. Faktanya, masyarakat Indonesia belum familiar dengan deterjen berbahan aktif tumbuhan terbuat dari kandungan alami tumbuhan, sehingga lembut di tangan dan membersihkan pakaian kita secara maksimal, seperti di luar negeri. Deterjen yang berbahan aktif tumbuhan tanpa LABSA adalah era baru mencuci karena sifatnya yang mudah terurai, sehinggaramahuntuklingkungansertaramah untuk kulit keluarga.